Skip to content

Cara Menulis Sakubun Di Genkouyoushi (原稿用紙)

nihongoenak – Sakubun, itu menjadi hal biasa di kalangan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang maupun Sastra Bahasa Jepang. Dalam menulis Sakubun para pembelajar ini membutuhkan lembar kertas khusus yang disebut genkouyoushi.

Cara menulis sakubunSebelumnya mari kita bahas terlebih dahulu apa itu Sakubun?

Apa itu sakubun? Sakubun adalah salah satu kamoku atau mata kuliah mahasiswa sastra maupun pendidikan bahasa jepang. Sakubun ini terdiri dari kanji tsukuru(作る)dan fumi(文) . Secara harfiah atau makna leksikal (dalam kamus) artinya “membuat” dan “kalimat”. Tapi dalam konteks ini sakubun diartikan sebagai “mengarang”. Mengarangnya sesuai dengan kaidah penulisan dalam bahasa Jepang tentunya guys.

Setiap perkuliahan sakubun, mahasiswa harus mempersiapkan secarik kertas yang disebut dengan genkouyoushi (原 稿用紙)sebagai media mengarangnya serta pensil dan penghapus. Alasan penggunaan pensil dan bukannya ballpoint adalah supaya jika terjadi kesalahan, tinggal dihapus saja namun tidak meninggalkan bekas.

Nah, apa itu genkouyoushi? Ini adalah sebutan kertas ala Jepang yang digunakan untuk mengarang. Kalau dicari di kamus digital “Z-Kanji“, artinya adalah “Japanese writing paper“. Bukan hanya pemula saja yang menggunakan genkouyoushi untuk mengarang, penulis novel atau poetry profesionalpun menggunakan genkouyoushi untuk mengarang. Bedanya, mereka menggunakan kuas dan tinta untuk menulis (karena sudah pro), sedangkan kami yang pemula menggunakan pensil untuk mengantisipasi kesalahan.

Bentuknya seperti kertas biasa, namun motifnya berbeda. Kalau kertas menulis yang biasa kitagunakan bergaris horizontal, sedangkan genkouyoushi memiliki motif kotak-kotak. Dan jumlah kotaknya juga seragam di seluruh dunia yaitu 400 kotak.

Cara menulis di genkouyoushi tidak sembarangan. Setiap kotak harus satu huruf/ tanda baca (titik atau koma), dan menulisnya secara vertikal dari atas ke bawah, dari kanan ke kiri. Semacam cara penulisan China. Cara penulisan pada Genkouyoushi ada 2 cara yaitu Horizontal dan Vertical. Pada kesempatan kali ini akan kami bahas Penulisan Pada Genkouyoushi Secara Horizontal.

  •  Judul :  Penulisan judul ini dari kiri dikosongkan empat (4) kotak, dimulai dari kotak ke lima (5) dari kiri.
  • Nama : Pada kolom kedua dari kanan. jadi Tulis nama dari belakang atau bisa juga dihitung karakter jumlah huruf nama kalian lalu tuliskan pada genkouyoushi dari kanan dikosongkan 1 kotak, jadi kotak nomor 2 dari kanan.
  • Karangan : baris berikutnya. yaitu baris ketiga! Ingat Pada bagian karangan tidak perlu ditambahkan jarak 1 baris, langsung saja baris ketiga setelah baris nama.
  • menulis huruf kecil (ゃ、ゅ、ょ ャ、ュ、ョ、ァ、ィ、ゥ、ェ、ォ) serta koma dan titik (、。)itu ditulis satu kotak, tapi dipojok kiri bawah.
  • menulis angka arabic begitupun romaji : yaitu satu kotak 2 angka, jadi semisal, ada 2453, nulisnya satu kotak “24” satu kotak lagi “53”, nah jika  angkanya ganjil, kotak pertama 2 angka, dan satu kotak untuk angka terakhir, misal 354, jadi yang anda tulis “35” kotak selanjutnya “4”, dan angka arabic tidak bisa digabungkan dengan huruf kana.

Itu adalah Cara Menulis Sakubun Pada Kertas Genkouyoushi, Semoga memberikan manfaat yang lebih bagi Anda yang membaca dan mempraktekannya. Bagi yang membutuhkan kertas genkouyoushi bisa baca artikel Dsini. (rbd)

Support US

6 Comments

  1. siiip,,,sama sama,, terima kashi atas kunjungan nya,, 🙂

  2. min jadi nulis judul di kotak ke 5? bukan ke 4?
    terima kasih

  3. @lepi Komala : maaf telat reply,,, iya,, dulu dosen saya neranginnya gituh.,. 😀 hehehe makasih banget ya kunjungannya,,,

  4. Min, sy mau tanya, tp panjang ceritanya. Hadeuhhh gmna ya

    • Gimana om? panjang ceritanya gimana? 😀

Tinggalkan Balasan ke Lepi Komala Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *